PROPOSAL
USAHA
“Pegolahan Makanan awetan
dari bahan hewani”
(Udang krispi)
Kata pengantar
Dengan
menyebut nama IDA SANG HYANG WIDHI WASA yang maha pengasih lagi maha penyayang,
dengan ini kami panjatkan puji syukur atas kehadirat-NYA, yang telah
melimpahkan rahmat-NYA kepada kami, sehigga kami dapat meyelesaikan proposal
yang kami buat dan berjudul “pengolahan makanan awetan dari bahan hewani (udang
krispi)”.
Adapun
proposal ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan
dari banyak pihak, sehingga dapat memperlancar proses pembuatan proposal ini.
Oleh sebab itu, kami juga ingin menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar
besarnya kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam proposal ini.
Akhirnya
penyusun mengharapkan semoga dari proposal ini dapat diambil manfaatnya
sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap pembaca. Selain itu, kritik dan
saran dari anda kami tuggu untuk perbaikan proposal ini nantinya.
Semarapura, 11 maret 2019
Penyusun
BAB I
DESKRIPSI USAHA
Deskripsi umum
Kami
memilih usaha udang krispi dikarenakan beberapa faktor yaitu sumber daya udang
yang melimpah dan produksi udang krispi tidak terlalu banyak. Selain itu
pengolahan udang krispi cukup mudah dan cepat serta udang juga memiliki banyak
manfaat.
Udang krispi adalah makana yang
berasal dari hewani yang sangat digemari oleh banyak orang serta mudah
didapatkan atau dibuat. Melihat udang memiliki kaya akan mafaat dan rasa yang
ciri khas, kami meggunakan udang sebagai bahan baku dalam proses pengolahan
makanan awetan dari bahan hewani.
Udang krispi ini terbuat dari bahan
baku udang yang diolah dengan cara digoreng yang sebelumnya di lumuri tepung
bumbu, lalu putih telur, terakhir tepung roti kemudian digoreng hingga kuning
keemasa selama 2 menit kurang. Udang krispi ini sangat cocok dimakan langsung
atau dijadikan lauk pauk.
Visi, misi dan tujuan
1.
visi
menjadi
usaha yang sukses, menghasilkan makanan yang berkualitas dan bermanfaat serta
menjadi pilihan utama pelanggan.
2.
misi
a. menggunakan
bahan baku yang berkualitas
b. mengolah
secara higenis dan tidak meggunakan bahan berbahaya
c. memanfaatkan
sumber daya yang ada
d. memberi
harga yang terjangkau dan menguntugkan
e. membuat
rasa pada udang krispi yang banyak disukai orang atau disemua kalangan
3.
tujuan
a. menambah
ilmu dalam bidang usaha dan pengalaman berwirausaha
b. mencari
keuntungan
c. mengembangkan
industri rumahan
d. menjaga
agar pelanggan tetap mengonsumsi makanan berprotein
Jenis usaha
Jenis
usaha yang dijalankan adalah perseorangan yang menjalin kerja sama dengan rekan.
Udang krispi merupaka jenis makanan atau jajanan.
Produk yang dihasilkan
Makanan
yang kami hasilkan adalah makanan awetan dari bahan hewani yang sudah jadi dan
siap santap yaitu udang krispi yang memiliki manfaat, rasa yang enak dan tahan
lama dalam beberapa hari.
BAB II
PASAR DAN PEMASARAN
Gambara
lingkungan usaha
Di klungkung tepatnya semarapura
jenis usaha di bidang makanan khususnya makanan jadi memiliki peluang yang
cukup mejanjikan. Karena makana adalah kebutuhan primer manusia dan penduduk
yang cukup padat. Selain itu, usaha udag krispi belum banyak dijumpai.
Kondisi
pasar
a)
Pasar sasaran
Banyak pasar dan toko
toko yang menjamur dapat mejadi target pemsaran. Untuk membuat usaha makanan
ini menjadi sukses tentunya dengan membuat makanan yang memiliki cita rasa yang
khas. Dengan memiliki cita rasa yang khas dan harga yang cukup ekonomis dapat
memenuhi kecukupan harga terhadap
keungan masyarakat.
b)
Peluang pasar
Usaha udang krispi memiliki
peluang yang cukup menjanjikan di pasaran. Selain belum banyak yang memproduksi
udang krispi , gaya hidup masyarakan yang menginginkan kemudahan dan
kepraktisan yang tentunya memenuhi kebutuhan gizi, udang krispi dapat menjadi pilihan.
c)
Estimasi pangsa pacar
Usaha udang krispi yang
memiliki peluang pasar yang menjanjikan tentu dapat menguasai
setidaknya setengahnya dari pasar. Selain karena belum banyak produksi udang
krispi harga udang krispi yang cukup ekonomis dapat menarik minat pembeli.
Selain itu, daya beli masyarakat yang cukup tinggi menjadi peluang untuk usaha
udang krispi menguasai pasar.
Rencana pemasaran
1. Penetapan
harga
Karena produk udang krispi memiliki harag yang cukup
ekonomis serta terbuatdari bahan-bahan yang sehat dan memenuhi kebutuhan gizi
pelanggan. Sehingga kami menjual udang krispi dalam bentuk kemasan 1 bungkus
seharga Rp. 15.000.
2. Strategi
pemasaran
Strategi pemasaran dengan menjual produk udang krispi di berbagai toko atau pasar, pada saat cfd dan rumah makan. Target pelanggan adalah ibu
rumah tangga, anak-anak dan remaja dari berbagai kalangan untuk memenuhi
kebutuhan makanan dan gizi.
3. Estimasi
penjualan
Target penjualan pasar yang ingin kami capai adalah
75bungkus/hari. Karena usaha kamo tergolong baru sehingga mungkin belum bisa
mencapai target yang maksimal.
BAB III
ASPEK PRODUKSI
Deskripsi lokasi usaha
Lokasi
usaha bertempat di jl. Puputan No.7, semarapura kangin, kec.klungkung, kab.
klungkung. Lokasi yang dipilih merupakan lokasi yang strategis karena mudah
dijangkau oleh transportasi serta dekat dengan pasar dan jalan raya. Sehingga
dapat dijangkau dengan mudah. Selain itu di sekitar lokasi terdapat banyak
warung dan toko yang dapat dijadikan tempat pemasaran.
Fasilitas dan peralatan produksi
Fasilitas
dan peralatan produksi yang dibutuhkan sangantlah mudah ditemukan. Alat yang
diperlukan dalam proses pembuatan adalah baskom, sendok, penggorengan,dan kompor.
Kebutuhan bahan baku
Bahan
baku utama yang diperlukan adalah udang air tawar, dimana banyak dapat didapat
dengan mudah dapi pembudidaya yang ada. Persiapakan bahan baku lainnya sebagai
berikut :
·
Tepung bumbu
·
Tepung roti
·
Garam
·
Telur
·
Minyak
Kebutuhan tenaga kerja
Tenaga
kerja yang dipekerjakan hanya dari keluarga dekat atau teman yang bekerja sama
membangun usaha. Karena pekerjaan yang dilakukan tidak memerlukan banyak tenaga
dan pembuatannya tidak terlalu sulit.
Proses produksi
Proses produksi untuk
membuat udang krispi adalah sebagai berikut :
1.
Pertama, siapkan udang lalu cuci hingga
bersih.
2.
Kupas kulit udang dan hilangkan bagian
kepalanya.
3.
Taburi udang dengan garam secukupnya.
4.
Lumuri udang dengan tepung bumbu.
5.
Lalu lumuri tepung dengan putih telur.
6.
Lumuri lagi udang tadi dengan tepung roti.
7.
Panaskan minyak goreng diatas kompor.
8.
Goreng udang tadi yang sudah dilumuri.
9.
Goreng hingga udang kuning keemasan.
10. Udang
krispi siap disantap.
Kapasitas produksi
Dalam Sehari/1 kali
produksi menghasilkan 25 kemasan udang krispi yang kami kelola.
Biaya produksi
Biaya yang dibutuhan untuk menjalankan usaha
adalah sebagai berikut :
Jumlah produk yang dihasilkan : 25
kemasan (1 kemasan 600 gr)
|
No
|
Bahan
|
Unit
barang
|
Harga
barang
Perunit
|
Jumlah
|
|
1.
|
Udang
|
2 kg
|
Rp.45.000
|
Rp.90.000
|
|
2.
|
Tepung
bumbu
|
2 bungkus
|
Rp.15.000
|
Rp.30.000
|
|
3.
|
Tepung roti
|
2 bungkus
|
Rp.8.000
|
Rp.16.000
|
|
4.
|
Telur
|
7 butir
|
|
Rp.10.000
|
|
5.
|
Miyak
|
1 liter
|
Rp.12.000
|
Rp.12.000
|
|
6.
|
Garam
|
1 bungkus
|
Rp.2000
|
Rp.2000
|
|
Total
|
Rp.160.000
|
|||
Biaya produksi :
|
Biaya
bahan
|
Rp.160.000
|
|
Biaya
tidak tetap lain
|
Rp.50.000
|
|
Biaya
gaji
|
Rp.50.000
|
|
Biaya
tetap
|
Rp.50.000
|
|
Total
biaya produksi
|
Rp.310.000
|
BAB IV
ASPEK KEUANGAN
A. Biaya pemasara, administrasi dan umum
1.
Biaya pemasaran :
Metode
pemasaran yang digunakan berupa menggunakan pamphlet/selebaran, dan pemasaran
lewat via online seperti wa maupun instagram.
Pembuatan
pamphlet = Rp.25.0000
2.
Administrasi
:
Biaya
administrasi yang dibutuhkan untuk mendirikan usaha ini adalah Rp.15.000
3. Umum :
Biaya
umum yang dibutuhkan sebesar Rp.20.000
B. Sumber pembiayaan dan penggunaan dan
Sumber biaya
Biaya
yang digunakan bersumber dari modal yang didapat melalui iuran dari pendiri
usaha. Setelah usaha ini berjalan, maka sumber pembiayaan dapat didapat dari
hasil penjualan.
Dana yang digunakan
Dana
yang didapat digunakan untuk pembuatan kembali produk atau sebagai modal produksi
selanjutnya.
C.
Perhitungan harga pokok
produksi
|
Biaya
bahan
|
Rp.160.000
|
|
|
Biaya
tenaga produksi
|
Rp.50.000
|
|
|
Biaya
tidak tetap lain
|
Rp.50.000
|
|
|
Biaya
tetap
|
Rp.50.000
|
|
|
Harga pokok produksi
|
Rp.310.000
|
|
|
Biaya
pemasaran (10% total)
|
Rp.17.500
|
|
|
Total HPP
|
Rp.327.500
|
D.
Perhitungan harga jual
|
Total
HPP
|
Rp.327.500
|
|
|
Jumlah
produk
|
25
unit
|
|
|
HPP/unit
|
Rp.13.100
|
|
|
Laba
(%margin)
|
10%
|
Rp.1.310
|
|
Harga
jual
|
Rp.14.410
|
E.
Proyeksi laba rugi
|
a. Pendapatan
|
||
|
Penjualan
|
Rp.360.250
|
|
|
Pendapatan
lain
|
Rp.150.000
|
|
|
Rp.510.250
|
||
|
b. HPP
|
Rp.327.500
|
|
|
Rp.182.750
|
||
|
c. Biaya-biaya
|
||
|
Gaji
tenaga produksi
|
Rp.50.000
|
|
|
Biaya
tetap
|
Rp.50.000
|
|
|
Biaya
tidak tetap
|
Rp.50.000
|
|
|
Rp.150.000
|
||
|
Rp.32.750
|
PENGELUARAN BAHAN
Jumlah produk yang dihasilkan : 25
kemasan (1 kemasan 600 gr)
|
No
|
Bahan
|
Unit barang
|
Harga barang
Perunit
|
Jumlah
|
|
1.
|
Udang
|
2
kg
|
Rp.45.000
|
Rp.90.000
|
|
2.
|
Tepung
bumbu
|
2
bungkus
|
Rp.15.000
|
Rp.30.000
|
|
3.
|
Tepung
roti
|
2
bungkus
|
Rp.8.000
|
Rp.16.000
|
|
4.
|
Telur
|
7
butir
|
|
Rp.10.000
|
|
5.
|
Miyak
|
1
liter
|
Rp.12.000
|
Rp.12.000
|
|
6.
|
Garam
|
1
bungkus
|
Rp.2000
|
Rp.2000
|
|
Total
|
Rp.160.000
|
|||
Penjuala
udang krispi :
1 biji udang krispi = Rp.1.500
1 kemasan isi sekitar + 6 biji (600 gr)
1 kemasan seharga Rp.15.000
1 kg udang berisi 63
biji udang
Jadi, 2 kg udang =
sekitar 126 biji udang
Sehari/1 kali produksi menghasilkan 25 kemasan
Jadi, memperoleh Rp.375.000
Menentukan HPP
|
Biaya bahan
|
Total biaya bahan
|
|
|
Biaya tenaga produksi
|
Jumlah
|
|
|
Biaya tidak tetap lain
|
Jumlah
|
|
|
Biaya tetap
|
Jumlah
|
|
|
Harga pokok produksi
|
Total biaya(bahan, tenaga produksi, tidak
tetap, dan tetap)
|
|
|
Biaya pemasaran (10% total)
|
Total biaya pemasaran + biaya ( tenaga
produksi, tidak tetap, dan tetap)/10
|
|
|
Total HPP
|
HPP + Biaya pemasaran
|
|
Biaya bahan
|
Total biaya bahan
|
|
Biaya tidak tetap lain
|
Jumlah
|
|
Biaya gaji
|
Jumlah
|
|
Biaya tetap
|
Jumlah
|
|
Total
biaya produksi
|
Total biaya(bahan, tidak tetap, gaji,dan
tetap)
|
MAAF
Lupa berisi daftar pustaka :)
Komentar
Posting Komentar